Wednesday, July 17, 2024
spot_imgspot_img
HomePemiluKelompok P5MI di Surabaya Dukung-Sukseskan Pemilukada Jatim Damai 2024

Kelompok P5MI di Surabaya Dukung-Sukseskan Pemilukada Jatim Damai 2024

infoterkini.my.id – Deklarasi Pemilukada Jatim damai 2024 kembali digelorakan di Surabaya. Tujuannya tak lain untuk mendukung-mensukseskan pelaksanaan kontestasi politik.
Ketua Persatuan Petugas Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P5MI) Jatim Arif mengatakan suhu politik jelang pilkada serentak tahun 2024 mulai menghangat. Namun, puluhan pekerja migran Indonesia (PMI) siap mendukung dan mensukseskan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2024.

“Pasca pelaksanaan Pilpres 2024, selanjutnya pada bulan Nopember 2024 pesta demokrasi di NKRI akan menghadapi Pilkada Serentak tahun 2024. Saat ini suhu politik khususnya di Wilayah Propinsi Jatim sudah mulai menghangat hal ini bisa dilihat dari manuver Partai Politik (Parpol) yang telah memilih maupun menunjuk kader untuk diusung menjadi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Tingkat Propinsi maupun Kab/kota,” kata Arif dalam keterangannya, Rabu (10/7/2024).

Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2024, Arif menilai bisa dipastikan akan berpengaruh pada tingkat Grassroot atau akar rumput. Terutama, dalam perbedaan dukungan terhadap salah satu calon kepala daerah.

“Sehingga berpotensi pada terjadinya gesekan dari masing-masing pendukung calon kepala daerah,” ujarnya.

Baca Juga:  Soal Gibran Maju Cawapres 2024, Pengamat Nilai Manuver Jokowi Jitu dan Kalkulasinya Tepat

Untuk mengantisipasi adanya perbedaan dukungan yang berdampak pada perpecahan di tingkat masyarakat tersebut, Arif memastikan pihaknya siap memberikan dukungan serta mensukseskan pilkada serentak, khususnya Pilgub Jatim tahun 2024.

“Di mana potensi perpecahan dalam dukungan terhadap masing-masing paslon cagub-cawagub cukup tinggi dan rawan,” tuturnya usai menggelar deklarasi sukseskan pemilu damai di basecamp Kartu Chang Hua Jalan Cipunegara No 51 Wonokromo Surabaya.

Arif menyatakan potensi perpecahan dalam setiap pelaksanaan pilkada khususnya Pilgub Jatim 2024 cukup tinggi. Mengingat, Jatim merupakan salah satu provinsi yang menjadi barometer nasional.

“Jatim merupakan provinsi dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak kedua setelah Provinsi Jawa Barat. Sehingga seluruh ketua maupun pengurus parpol akan melakukan berbagai manuver politik untuk merebut suara di Provinsi Jatim yang akan dijadikan Lumbung suara berpotensi dalam perolehan suara Pilpres 2029 mendatang,” katanya.

Dengan adanya manuver politik dari parpol tersebut, lanjut dia, akan berdampak pada perpecahan di tingkat masyarakat Jatim. Oleh karena itu, P5MI ingin berpatisipasi menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat Jatim dengan cara melaksanakan deklarasi mendukung dan mensukseskan Pilkada Serentak tahun 2024.

Baca Juga:  Lembaga Adat Paser Imbau Masyarakat tidak Terhasut Berita Hoaks Soal Isu Penggusuran Lahan Warga di IKN

“Mengingat perjalanan Demokrasi di Republik Indonesia sudah sedemikian matang sehingga ia meyakini bahwa problem politik tidak akan membawa perpecahan pada masyarakat arus bawah. Kami akan berupaya untuk mewujudkan stabilitas dan kondusifitas di lingkungan Jatim dengan membuat banyak forum-forum diskusi lintas sektoral,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua P5MI Jatim Anjarwati. Menurutnya, dalam periode 5 tahun ini Pemprov Jatim telah bekerja keras meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan nilai investasi di Jatim yang di akhir tahun 2023 dengan nilai investasi hingga Rp 145,1 Triliun.

“Nilai investasi itu melampaui target RPJMD maupun nasional. Nilai itu ekuivalen dengan 256.000 pekerja. Jadi, jangan sampai apa yang telah dilakukan oleh pemerintah jawa timur hancur karena pertikaian politik yang tidak perlu,” paparnya.

Dia bersama seluruh peserta diskusi melakukan pernyataan sikap untuk tetap berkomitmen menjaga perdamaian dan kondusivitas. Tak hanya selama pelaksanaan, namun hingga pasca pemilu.

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar anda!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

- Advertisment -
Google search engine

Berita Populer